Itu berdosa..kenapa kita biarkan saja??

Posted: October 17, 2010 in islam is my way, muhasabah diri

Setelah sekian lama (seriously,sgt2 lama saya tidak ngeblog), akhirnya Alhamdulillah saya masih diberi kesempatan olehNya yang telah mengetuk pintu hati saya untuk berkongsi ilmu.

Itu berdosa..kenapa kita biarkan saja??
Dosa..hal tu kalau buat dapat dosa..
Tapi, kenapa masih ramai leka dan biarkan je berbuat dosa??
Kadang2, malah ada yang kata.. ”takpe, bukannya dosa besar pun”..
Malah (nauzubillah min zalik), ada yang berkata.. “buat dosa sekarang, nanti aku taubatla”..
Nanti tu bila?? Sampai bila anda mahu berada dalam dosa?? Anda mau hidup bergelumang dan diselimuti dosa??
Astaghfirullah..nauzubillah min zalik..
Dosa kecil kalau dikumpul dan dihimpun boleh jadi menggunung tinggi..
Dosa besar apatah lagi..

Hakikat manusia..
Ya, hakikat manusia –> tiada seorang manusia pun yang akan terlepas dari salah dan dosa sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w :
Setiap anak adam pasti berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah orang yang mahu bertaubat” (HR.Ahmad)
Hadis ini merupakan tabsyir (khabar gembira) kepada kita yang senantiasa dililit dosa…
Sebesar apapun dosa kita, maka peluang untuk mendapat ampunan dari Allah masih terbuka luas asalkan kita mau bertaubat padaNya..
TAUBAT adalah salah suatu sarana untuk kita membersihkan jiwa kita dari berbagai dosa dan maksiat sehingga jiwa kita kembali bersih dan suci, sebagaimana sabda Nabi :
Seorang yang bertaubat dari suatu dosa seakan-akan tidak pernah memiliki dosa” (HR.Ibnu Majah)

So, apakah itu bererti nanti-nanti je bertaubat??
Sama sekali tidak..
Adakah anda yakin anda masih boleh hidup dan bernafas sampai esok??
Adakah anda boleh menunda pencabutan nyawa anda beberapa jam??
Walaupun semenit, malah sesaat saja tidak dapat kita tunda..
Jadi, kita mahu tunda taubat kita dengan kepastian apa??
Adakah sempat??

Bertaubatlah…
Bangunlah kepekaan jiwa kita untuk sentiasa bertaubat..

• Bersegeralah taubat apabila terlanjur melakukan kemaksiatan dan dosa..
Jangan ditunda-tunda lagi..
Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (Surah An-Nisa : 17)

• Banyakkanlah berdzikir, sesungguhnya berdzikir (mengingati Allah) akan menjauhkan kita dari kemaksiatan..
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui” (Surah Ali Imran :135)

• Jangan dibiarkan sampai ketagihan dan terus menerus melakukan kemaksiatan..
Malah, sesungguhnya tidak ada istilah dosa kecil jika dilakukan berulang-ulang..
Seseorang yang memohon ampunan atas dosanya sedangkan ia terus menerus melakukannya (maksiat), maka ia tak ubah seperti orang yang memperlecekan ayat-ayat Allah” (HR.Ibnu Abi Dunya)

• Tuluskanlah hati anda dalam bertaubat..
Sebagaian ulama berkata : “Memohon ampun hanya dengan lidah adalah taubatnya orang-orang yang mendustakan agama”.
Allah s.w.t berfirman :
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu” (Surah At-Tahrim : 8 )

Marilah kita mengintrospeksikan diri..
Muhasabah diri kita..
Setahap mana kePEKAan kita terhadap dosa atau maksiat??
Atau apakah kita membiarkan diri kita PEKAK apabila melakukan dosa??
Nauzubillah min zalik..
Setiap kali kita terlanjur melakukan dosa atau maksiat (walau dianggap kecil atau sekelumit), cetuskanlah dalam diri “ini berdosa dan aku harus bertaubat sekarang juga”..
Istighfar selalu, sesali perbuatan yang dilakukan, tinggalkan perbuatan tersebut secara konkrit dan bertekadlah untuk tidak mengulangi kemaksiatan tersebut di masa depan..
Terkadang, kita sudah bertaubat, tapi kita lakukan lagi..tidak malu kah kita memungkiri janji yang telah diikrarkan kepada Allah pada taubat yang lalu??
Astaghfirullahal Azim..
Bertaubatlah kita selagi kita masih diberi nikmat kesihatan, kekuatan dan kehidupan sekarang ni..

Wallahu a’lam bissawab….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s