kaki diabetik

Posted: May 25, 2011 in Uncategorized

PATOFISOLOGI
Terjadinya masalah kaki diawali adanya hiperglikemia pada penyandang DM yang menyebabkan kelainan neuropati dan kelainan pada pembuluh darah. Neuropati, baik neuropati sensorik maupun motorik dan autonomik akan mengakibatkan berbagai perubahan pada kulit dan otot, yang kemudian menyebabkan terjadinya perubahan distribusi tekanan pada telapak kaki dan selanjutnya akan mempermudah terjadinya ulkus. Adanya kerentanan terhadap infeksi menyebabkan infeksi mudah merebak menjadi infeksi yang luas. Faktor aliran darah yang kurang juga akan lebih lanjut menambah rumitnya pengelolaan kaki diabetes.

KLASIFIKASI KAKI DIABETES
Terdapat suatu klasifikasi mutakhir yang dianjurkan oleh International Consensus on Diabetic Foot, yakni Klasifikasi PEDIS 2003. Dengan klasifikasi PEDIS ini dapat ditentukan kelainan apa yang lebih dominan, vascular, infeksi atau neuropatik, sehingga pengelolaan pun dapat tertuju dengan lebih baik.

Klasifikasi PEDIS International Consensus on Diabetic Foot 2003
Impaired Perfusion
1 = None
2 = PAD + but not critical
3 = Critical limb ischemia

Tissue Loss/Depth (Size/Extent in mm2)
1 = Tukak superficial, tidak lebih dalam dari dermis
2 = Tukak dalam, bawah dermis, (sampai struktur
subkutan, fasia, otot dan tendon)
3 = Tukak dalam, mengenai semua lapisan dari kaki,
termasuk melibatkan tulang dan sendi.

Infection
1 = Tiada gejala atau tanda infeksi
2 = Infeksi hanya sebatas kulit dan jaringan subkutan.
3 = Eritema > 2cm atau infeksi melibatkan struktur
subkutan.
4 = Infeksi dengan manifestasi sistemik : demam,
leukositosis, shift to the left, hipotensi, azotemia,
instabilitas metabolik.

Impaired Sensation
1 = Tiada
2 = Ada

Suatu klasifikasi lain yang juga sangat praktis dan sangat erat dengan pengelolaan adalah klasifikasi yang berdasar pada perjalanan alamiah kaki diabetes ( Edmonds 2004-2005) :
• Stage 1 : Normal foot
• Stage 2 : High Risk Foot
• Stage 3 : Ulcerated Foot
• Stage 4 : Infected Foot
• Stage 5 : Necrotic Foot
• Stage 6 : Unsalvable Foot
Untuk stage 1 dan 2, peran pencegahan primer sangat penting, dan semuanya dapat dikerjakan pada pelayanan kesehatan primer, baik oleh podiatrist/chiropodist maupun dokter umum/dokter keluarga.
Untuk stage 3 dan 4 kebanyakan sudah memerlukan perawatan di tingkat pelayanan kesehatan yang lebih memadai umumnya sudah memerlukan pelayanan spesialistik.
Untuk stage 5, apalagi stage 6, jelas merupakan kasus rawat inap, dan jelas sekali memerlukan suatu kerjasama tim yang sangat erat, di mana harus ada dokter bedah, utamanya dokter ahli bedah vaskuler/ahli bedah plastic dan rekonstruksi.

PENGELOLAAN KAKI DIABETES
1) PENCEGAHAN PRIMER
Pencegahan primer merupakan pencegahan yang dilakukan sebelum terjadi perlukaan pada kulit, yakni pencegahan terjadinya kaki diabetes dan terjadinya ulkus.
Pencegahan primer dilakukan pada kaki diabetes, berdasarkan risiko terjadinya dan risiko besarnya masalah yang mungkin terjadi. Penggolongan kaki diabetes berdasar risiko terjadinya masalah (Frykberg) :
a) Sensasi Normal Tanpa Deformitas
b) Sensasi Normal dengan Deformitas atau Tekanan Plantar Tinggi
c) Insensitivitas Tanpa Deformitas
d) Iskemia Tanpa Deformitas
e) Kombinasi/complicated
a. Kombinasi insensitivitas, iskemia dan/atau deformitas
b. Riwayat adanya tukak, deformitas Charcot
Penyuluhan diperlukan untuk semua kategori risiko tersebut : untuk kaki yang kurang sensitif (kategori c dan e), alas kaki perlu diperhatikan benar, untuk melindungi kaki yang insensitive tersebut.
Kalau sudah ada deformitas (kategori b dan e ), perlu perhatikan khusus mengenai sepatu/alas kaki yang dipakai, untuk meratakan penyebaran tekanan pada kaki.
Untuk kasus dengan kategori d (permasalahan vascular), latihan kaki perlu diperhatikan benar untuk memperbaiki vaskularisasi kaki.
Untuk ukus yang complicated, tentu saja semua usaha dan dana seyogyanya perlu diperlukan untuk mencoba menyelamatkan kaki dan usaha ini masuk ke usaha pencegahan sekunder yang akan dibahas lanjut di bawah ini.

2) PENCEGAHAN SEKUNDER
Pencegahan sekunder dan pengelolaan ulkus/gangren diabetik yang sudah terjadi, yakni pencegahan agar tidak terjadi kecacatan yang lebih parah.
a) Kontrol metabolik : kontrol kadar gula darah, kadar albumin serum, kadar Hb dan derajat oksigenasi jaringan serta fungsi ginjal. Semua factor tersebut akan dapat mneghambat kesembuhan luka jika tidak diperhatikan dan tidak diperbaiki.
b) Kontrol vaskular : kelainan pembuluh darah perifer dapat dikenali secara sederhana seperti : warna dan suhu kulit, perabaan arteri dorsalis pedis dan arteri tibialis posterior serta ditambah pengukuran tekanan darah. Pengelolaannya bisa berupa modifikasi faktor risiko (memperbaiki faktor risiko arterosklerosis dan walking program), terapi farmakologis (memperbaiki patensi pada penyakit pembuluh darah kaki penyandang DM) dan revaskularisasi (terapi bedah).
c) Wound control : debridement yang adekuat dan terapi topical (cairan salin sebagai pembersih luka, atau cairan yodine encer, senyawa silver sebagai bagian dari dressing).
d) Microbiological control : pemberian antibiotic dengan spectrum luas, mencakup kuman Gram positif dan negative, dikombinasikan dengan obat yang bermanfaat terhadap kuman anaerob (seperti misalnya metronidazol).
e) Pressure control : jika tetap kaki dipakai untuk berjalan, luka yang selalu mendapat tekanan tidak akan sempat menyembuh, palagi kalau luka tersebut terletak di bagian plantar seperti luka pada kaki Charcot. Untuk mencapai kedaan non weight-bearing dapat dilakukan antara lain : removable cast walker, temporary shoes, wheelchair, total contact casting.
f) Education control : dengan penyuluhan yang baik, penyandang DM atau ulkus/gangrene diabetic maupun keluarganya diharapkan akan dapat membantu dan mendukung berbagai tindakan yang diperlukan untuk kesembuhan luka yang optimal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s